4/19/2017

Iran Blokir Fitur Pesan Suara di Telegram

Pemerintah Iran Blokir Fitur Pesan Suara Terbaru Telegram

Setelah resmi merilis fitur terbarunya, yang memungkinkan penggunanya melakukan panggilan suara yang telah dienkripsi di Telegram minggu lalu tapi justru fitur ini diblokir oleh pemerintah Iran. Fitur pesan suara gratis dan terbaru dari aplikasi messenger Telegram ini diblokir beberapa setelah dirilis di negara tersebut.

Hal ini diungkapkan di blog telegra.ph pada tanggal 18 April 2017, bahwa operator mobile dan penyedia jasa internet sudah melakukan pemblokiran pada fitur terbaru ini beberapa hari sebelumnya.

"Kami tidak menerima informasi apapun mengenai alasan pemblokiran ini sehingga tidak punya ide mengenai keputusan ini", ungkap telegram dipostingannya.

Menteri Informasi dan Komunikasi Iran, Mahmoud Vaezi mengatakan bahwa pemblokiran ini berdasarkan hasil keputusan peradialn yang dikabarkan oleh sejumlah operator ponsel.

Sementara itu, aplikasi yang lain seperti Facebook, WhatsApp, iMessage dan Skype Microsoft yang juga mempunyai fitur panggilan suara tidak kena blokir di negara ini seperti dikutip dari laman Bloomberg.

Sebut saja, panggilan menggunakan WhatsApp tidak diblokir di Iran tapi ini bervariasi tergantung dari operator ponsel yang digunakan sedangkan Twitter dan Facebook hanya dapat diakses menggunakan layanan VPN.

Padahal, aplikasi Telegram ini masuk kedalam aplikasi terpopuler yang digunakan oleh orang Iran. Aplikasi ini memungkinkan sesorang untuk mengirim atau menerima file (file sharing) karena menawarkan keamanan dan pesan rahasia yang mana akan otomatis terhapus jika sudah terbaca.

Menurut Paul Durov, penemu aplikasi Telegram, pengguna aktif sudah mencapai 40 juta orang di negara Iran.

via Blomberg